Peran Muhammadiyah dalam Memajukan Kesejahteraan Bangsa Menuju Indonesia Emas Pada Bidang Kesehatan dan Pendidikan

Rizky Noor Adawiyah - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

Opini1699 Dilihat

PSI.UMG – Sejak dahulu kala, banyak sekali organisasi masyarakat yang gencar dalam menegakkan kebaikan ditambah dengan adanya sebuah visi menuju “Indonesia Generasi Emas 2045”. Gagasan ini untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, adil, dan makmur lalu, salah satu gerakan yang ikut berpartisipasi adalah Gerakan Islam Muhammadiyah. Berdasarkan kacamata pengamatan saya di wilayah Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya, gerakan tersebut senantiasa melakukan segala macam pembaharuan dari memperbaiki celah serta masalah, dan mengadakan amal usaha di segala bidang kehidupan berbangsa serta bernegara hingga tahun 2025. Banyak sekali manfaat yang dirasakan seperti dalam sisi ekonomi, politik, terutama pada kesehatan serta pendidikan. Dua hal ini sangat disoroti karena berperan sebagai penopang atau dasar masyarakat, agar mampu berdiri dan menjalani hidup yang sejahtera. Karena masih banyak fenomena yang meremehkan individu berpendidikan rendah dan tingginya angka kemiskininan. Dengan memberikan program yang menyoroti dua permasalahan utama yang ada, maknanya jadi sejalan dengan tema “Muhammadiyah: Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Segelintir masyarakat sudah dapat merasakan dampak positif berdasarkan program-programnya, dengan memberikan pelayanan yang lebih mudah, praktis, dan efisien

Muhammadiyah bergerak dalam bidang pendidikan dengan menyediakan berbagai jenis lembaga pendidikan, diskusi terbuka, bidang amal usaha yang mengutamakan lulusannya, beserta program beasiswa secara pribadi atau bekerja sama dengan pemerintah dan pihak-pihak lain. Selain menyediakan lembaga pendidikan pada umumnya seperti pondok pesantren/Muhammadiyah Boarding School, TK, SLB, SD, SMP, SMA, dan SMK, mereka juga menyesuaikan dengan keahlian yang diperlukan untuk melanjutkan kehidupan ke dunia kerja. Sehingga, kebanyakan lulusannya yang sudah berusaha dengan giat disertai niat baik mampu mendapatkan pekerjaan lebih relevan dengan keahlian bahkan melebihi ekspektasi. Program beasiswa yang diberikan mampu diusahakan tepat sasaran kepada mahasiswa segala kalangan dan kategori. Setiap melihat halaman postingan dari sosial media masing-masing lembaga pendidikan dari Muhammadiyah, saya dapat menyaksikan banyaknya prestasi yang dilahirkan oleh mahasiswanya. Kemudian, hal ini diselingi dengan banyak juga agenda kuliah umum atau diskusi secara terbuka bersama narasumber yang luar biasa ilmunya dibagikan dalam akun mereka. Oleh karena itu, individu memiliki pondasi awal untuk menjadi individu yang kreatif, inovatif, dan berakhlak mulia tanpa menjatuhkan orang lain.

Muhammadiyah bergerak dalam bidang kesehatan pastinya menyediakan rumah sakit umum yang fasilitasnya memadai dan memiliki dokter ahli terkait, tapi yang saya soroti adalah fungsi dari klinik-kliniknya seperti Klinik Aisyiyah. Klinik yang didirikan berfungsi dengan baik dan nyaman sesuai pengalaman saya contohnya, memberikan kemudahan saat mengurus pendaftaran antrean pasien jalur BPJS atau asuransi kesehatan lainnya. Saat proses pelayanan administrasi, petugas hanya mengarahkan kita untuk cukup membawa data diri berupa sebuah Kartu Indonesia Sehat/Kartu BPJS/mengaktifkan layanan Mobile JKN secara online dan selanjutnya akan otomatis terdata secara transparansi serta akuntabilitas. Kemudian, tenaga kesehatan memberikan arahan dengan santun tanpa membedakan jenis pasien dan menjelaskan layanan yang didapatkan berdasarkan asuransi secara jelas, dengan demikian meminimalisir kesalahpahaman antara pasien dan petugas. Ketersediaan stok vitamin bagi pasien asuransi selalu tersedia setiap hari dan tetap gratis dengan catatan adanya batasan dosis yang bisa ditebus, walaupun tidak membayar tapi perbedaannya sangatlah tipis dengan pasien yang membayar dalam transaksi vitamin di luar konsultasi dokter atau dalam keadaan sehat.

Demikian dengan menyokong pendidikan dan kesehatan, segelintir masyarakat mampu hidup sejahtera karena pondasi kehidupannya telah terpenuhi. Pendidikan berperan untuk menciptakan jiwa individu yang berakal budi, cerdas, cermat, dan berkarakter kuat. Sedangkan, kesehatan yang mengolah tubuh lebih kuat dan sehat. Sehingga, saat melaksanakan tugas di bidang lainnya bisa lebih prima, cerdas, dan berbudi pekerti. Selain itu, gerakan tersebut berhasil memosisikan diri sebagai gerakan keagamaan sekaligus menjadi penyedia pelayanan publik yang cukup baik bagi seluruh masyarakat tanpa pengecuali. Setia mempertahankan komitmen bahwa Muhammadiyah ingin selalu menjaga pilar kesejahteraan bangsa. Harapan saya, Gerakan Islam Muhammadiyah bisa menjadi gerakan yang lebih baik lagi dalam membantu menyejahterakan seluruh masyarakat dari saat ini, memperbaiki celah serta pemerataan program, dan menghadirkan inovasi terkait program-program yang beradaptasi digitalisasi secara berkelanjutan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas lagi oleh masyarakat, semakin kokoh, dan terarah jelas untuk kehidupan generasi selanjutnya.

Penulis: Rizky Noor Adawiyah (Universitas Muhammadiyah Palangka Raya)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *