PSI.UMG Gelar Asesmen Psikologis Sekolah Rakyat di SMPN 30 Sidayu: Menguatkan Ekosistem Pendidikan Humanis dan Berdaya

Pusat Studi dan Inovasi Bidang Eksakta dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik (PSI.UMG) bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menyelenggarakan kegiatan asesmen psikologis bagi peserta didik Sekolah Rakyat (SR). Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Januari 2026 di SMPN 30 Sidayu Gresik sebagai salah satu bentuk dukungan perguruan tinggi terhadap penguatan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Asesmen melibatkan 75 siswa Sekolah Rakyat, terdiri dari 44 siswa perempuan dan 31 siswa laki-laki. Dari jumlah tersebut, 27 siswa mengikuti rangkaian asesmen psikologis secara lengkap serta wawancara terstruktur. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala PSI Bidang Eksakta dan Kesehatan UMG, Dr. Ernawati,  dan Sestiono Mindiharto, S.Psi., M.Kes selaku dosen dari Fakultas Kesehatan bersama tim psikologi UMG: Dr. Idha Rahayuningsih, S.Psi., M.Ps., Psikolog, Dr. Asri Rejeki, MM., Psikolog, Candrasasi Catur Putri, M.Psi., Psikolog, dan Noer Suci Endah Puspitaningrum, M.Psi., Psikolog. Hadir pula perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik Rumiyati, SKM., MM., tenaga kesehatan dari Puskesmas Sidayu Nur Chakim, S.Kep., Ners, serta pengelola Sekolah Rakyat Abdillah Fatkhur Rakhman Rozi, S.Pd.I., M.Pd.

Dalam sambutannya, Dr. Ernawati menegaskan bahwa kegiatan asesmen ini memiliki makna strategis dalam memposisikan sekolah sebagai ruang belajar komunitas yang lebih luas.

“Asesmen program ini menunjukkan bahwa sekolah bukan hanya sebagai institusi formal, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar komunitas yang humanis, inklusif, dan reflektif,” ujarnya.

Melalui perspektif tersebut, Sekolah Rakyat dipandang sebagai wahana yang menjembatani pendidikan formal dan non-formal, di mana peserta didik tidak sekadar menjadi objek pembelajaran, tetapi juga subjek yang berdaya untuk membangun pengetahuan dan pemaknaan atas pengalaman hidupnya.

Tim psikologi UMG menekankan pentingnya dimensi psikologis dalam desain program Sekolah Rakyat. Dr. Idha Rahayuningsih menyampaikan bahwa, dilihat dari perspektif psikologi pendidikan, rencana kegiatan Sekolah Rakyat berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan motivasi intrinsik peserta didik.

“Berdasarkan perspektif psikologi pendidikan, rencana kegiatan Sekolah Rakyat ini akan memberikan kontribusi terhadap penguatan motivasi intrinsik siswa,” jelasnya.

Selama pelaksanaan asesmen dan kegiatan pendukung, siswa diajak terlibat aktif dalam diskusi, serta eksplorasi isu-isu sosial di lingkungan sekitar mereka. Pola interaksi yang berbasis dialog dan pengalaman langsung ini mendorong tumbuhnya self-efficacy, rasa memiliki terhadap proses belajar, dan keberanian untuk menyampaikan pandangan secara terbuka. Pendekatan yang lebih personal dan tidak hirarkis membuat siswa merasa lebih nyaman dalam mengekspresikan gagasan, sehingga berimplikasi pada peningkatan regulasi diri, kepercayaan diri, serta kesiapan sosial-emosional mereka sebagai remaja yang tengah berada pada fase penting pembentukan identitas.

Rencana tindak lanjut dari hasil asesmen akan dilaksanakan pada tahap berikutnya melalui koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Puskesmas Sidayu, dan pengelola Sekolah Rakyat.

Secara keseluruhan, asesmen Sekolah Rakyat di SMPN 30 Sidayu Gresik menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembangunan manusia seutuhnya—yang sehat secara mental, berkarakter, dan memiliki kapasitas untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial.

By.Admin

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *